KONI Pastikan Keikutsertaan Cabor PORA Sesuai Regulasi
- by Munzir Permana
- Editor Mahfud Taheer
- 22 Nov 2025
- Banda Aceh
KBRN, Aceh Jaya: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh memastikan sebanyak 29 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke–XV tahun 2026 di Kabupaten Aceh Jaya. Jumlah tersebut telah disepakati setelah melalui proses pembahasan panjang dan penyesuaian dengan fasilitas serta kesiapan venue yang dimiliki tuan rumah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum KONI Aceh, Akhyar, saat menghadiri rangkaian countdown dan visitasi penyelenggaraan PORA XV/2026 di Landmark Pasie Luwah, Aceh Jaya, Sabtu (22/11/2025).
“Kita mempertandingkan 29 cabang olahraga, dan ini berbeda dengan PORA sebelumnya. Penetapan jumlah cabor sudah melalui tahapan-tahapan di KONI Aceh dan dibawa ke rapat kerja dengan mempertimbangkan kesiapan venue di tuan rumah,” ungkapnya.
Akhyar menjelaskan, penentuan cabor yang dapat dipertandingkan tidak hanya bergantung pada kesiapan venue, tetapi juga harus memenuhi standar keorganisasian sesuai ketentuan KONI Aceh.
“Setiap cabor harus memiliki minimal 50+1 persen pengurus cabang di seluruh Aceh. Artinya, untuk bisa menjadi peserta PORA, cabor tersebut wajib sudah memiliki organisasi di 14 kabupaten/kota,” tegasnya.
Dengan ketentuan tersebut, Aceh Jaya dinyatakan memenuhi syarat untuk mempertandingkan 29 cabor dalam PORA 2026. Akhyar juga memastikan bahwa seluruh proses visitasi venue oleh delegasi kabupaten/kota peserta PORA memberi gambaran menyeluruh mengenai kesiapan Aceh Jaya sebagai tuan rumah.
“Segala bentuk persiapan penyelenggaraan terus berjalan, dan penetapan 29 cabor adalah bagian dari kepastian teknis dalam menuju PORA Aceh Jaya 2026,” tambahnya.
PORA XV Aceh Jaya dijadwalkan digelar mulai 22 November 2026, yang menandai pertama kalinya kabupaten tersebut dipercaya sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di Aceh.
KONI Aceh berharap dengan kepastian jumlah cabor sejak awal, seluruh daerah peserta dapat melakukan persiapan yang lebih matang untuk mencetak prestasi pada pesta olahraga dua tahunan tersebut.